Detail Post

Strategi Jitu Membangun Merek UMKM

Strategi Jitu Membangun Merek UMKM

"Jangan menyebut bisnis milik diri sendiri sebagai UMKM !", ucap Mas Arto sembari membuka sesi kelas online tersebut. Menurut beliau, UMKM hanyalah sebuah istilah formal yang digunakan pada sesi pembelajaran dan untuk menjelaskan gambaran usaha tersebut. Sebaiknya pada kegiatan sehari-hari, ubahlah istilah UMKM tersebut menjadi brand lokal karena sejatinya konsumen tidak terlalu memperhatikan produk yang dibelinya dari UMKM atau bukan, tapi mereka memperhatikan brand.Saya mendapatkan materi ini ketika mengikuti kelas online yang diselenggarakan oleh PT Kompas Gramedia mengenai materi marketing dan branding. Pembicara di kelas online ini yaitu founder dari Brand Adventure Indonesia, Arto Soebiantoro. Sedikit cerita, start-up ini berperan besar dalam memajukan brand-brand lokal di Indonesia dan perjuangannya juga tidak mudah karena mereka berkeliling di Indonesia untuk menemukan para pelaku UMKM.


Strategi Pengembangan Brand

Kita sering mendengar ucapan ini " Lakuin aja dulu, jangan kelamaan mikir ". Ucapan tersebut memang sudah menjadi hal lazim di dunia bisnis karena memang benar bahwa  kita akan menghasilkan sesuatu jika kita bertindak. Tapi alangkah baiknya jika kita berpikir dengan matang terlebih dahulu baru bertindak supaya tingkat kegagalan atau kerugian bisa lebih rendah.

Sebuah strategi untuk pengembangan brand harus dipikirkan terlebih dahulu bukan dieksekusi dahulu karena strategi merupakan sebuah tindakan jangka panjang yang nantinya akan mempengaruhi value dari sebuah brand. Mas Arto mengatakan bahwa ada 5 langkah yang harus dilakukan dalam perencanaan strategi, yaitu:

  1. Tentukan konsumen kita ! Semakin paham dengan konsumen maka akan semakin spesifik penargetannya (demografi dan psikografi) dan brand kita akan semakin baik karena sesuai dengan pasar. Usahakan untuk memulai dengan lingkup ruang yang kecil dengan tujuan meningkatkan popularitas terlebih dahulu di radius yang bisa kita kontrol atau kuasai.
  2. Tentukan masalah apa yang ingin kita selesaikan. Dalam menjawab pertanyaan ini, usahakan jawaban dan alasannya harus kuat !
  3. Tentukan keunikan dari brand. Dapat ditemukan dari faktor sosial, bahan baku produk, visi brand, dan lain sebagainya. Tips untuk mencari keunikan yaitu melalui produk yang akan dibuat kemudian di-crosscheck dengan kompetitor yang memiliki konsep serupa.
  4. Tuliskan makna brand dalam satu kalimat. Tujuannya yaitu supaya orang-orang mampu memahami value brand dengan cepat.
  5. Komunikasikan ! Setelah semua rencana sudah tersusun, strategi ini mampu dieksekusi untuk meningkatkan brand awareness pada konsumen yang sudah kita target. Jangan lupa, budget untuk promosi harus disertakan ke dalam perhitungan HPP.

Jadi setelah tahapan-tahapan tersebut dilakukan , tercipta strategi pengembangan brand yang dapat dilakukan secara repetitif. Hasil dari promosi harus selalu didata supaya nantinya bisa dianalisis dan menghasilkan strategi pengembangan brand yang semakin baik dan tepat sasaran.


sumber: https://www.kompasiana.com/vinkenny/5f6af5f4097f363c784f18e2/strategi-jitu-membangun-merek-umkm